STRATEGI PENURUNAN TINGKAT KEMISKINAN MASYARAKAT PEDESAAN BERBASIS PENGUATAN MODAL SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT MENGGUNAKAN METODE ANALYTIC HIERARCHY PROCESS (AHP) (Studi Kasus Pada Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung)

  • Tri Wahyudi

Abstract

Pembangunan Nasional mempunyai tujuan untuk membangun masyarakat yang madani. Pembangunan ini menargetkan tujuan penting pembangunan untuk menjadikan masyarakat lebih sejahtera dan terbebas dari kemiskinan, oleh karena itu pembangunan didaerah berperan penting karena akan mempengaruhi tingkat perekonomian dan kemakmuran masyarakat. Kemiskinan merupakan salah satu masalah yang selalu dihadapi oleh manusia dan kemiskinan ini mempunyai implikasi permasalahannya dapat melibatkan keseluruhan aspek kehidupan manusia. Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menurunkan tingkat kemiskinan masyarakat khusunya di daerah pedesaan perlu adanya strategi terbaik yang dapat memcahkan permasalahan yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model strategi penurunan tingkat Kemiskinan berbasis pada penguatan Modal Sosial (modal sosial mikro dan modal sosial meso) selain itu berorientasi pada aspek-aspek kesejahteraan masyarakat di kabupaten Pringsewu propinsi Lampung. Penelitian ini dilakukan pada daerah yang mengalami kenaikan jumlah penduduk miskin berturut-turut tiap tahun. Metode penelitian ini menggunakan metode Analytical Hierarchy Process untuk menentukan program atau kegiatan utama dan subkegiatan yang menjadi prioriti dalam menurunkan tingkat kemiskinan. Hasil penelitian ini menjadi masukan bagi Pemerintah Daerah terkait sebagai bahan atau acuan dalam pengambilan keputusan berkaitan dalam penyelesaian masalah kemiskinan.

References

[1] Abdullah, S. (2013) Potensi dan kekuatan modal sosial dalam suatu komunitas. SOCIUS. XII, 1-21.
[2] Badan Pusat Statistik (BPS) Pringsewu (2017). Pringsewu Dalam Angka 2017.
[3] Feridani, Elena. (2005). Perancangan Metode Pembobotan Kriteria Pemilihan Pemasok Dengan Metode Analytic Hierarchy Process (AHP) dan Fuzzy AHP. (Studi Kasus Pemilihan Pemasok Jasa Pemeliharaan Fasilitas Off Shore di PT.X. Tesis Universitas Indonesia.
[4] Fukuyama, F. (2005). Trust: the sosial virtue and the creation of properity, New York Free Press. [5] Djojohadikusumo, Sumitro. 1995. Perkembangan Pemikiran Ekonomi Dasar Teori Pertumbuhan dan Ekonomi Pembangunan, Penerbit LP3ES, Jakarta.
[6] Kusumadewi, Sri. (2004). Fuzzy Quantification Theori untuk Analisis Hubungan antara Penilaian Kinerja Dosen oleh Mahasiswa, Kehadiran Dosen, dan Nilai Kelulusan. Media Informatika. Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia. [7] Mangkuprawira, S. (2010) Strategi peningkatan kapasitas modal sosial dan kualitas sumberdaya manusia pendamping pembangunan pertanian. Forum Peneliti Agro-Ekonomi, 28(1), 19-34. http://pse.litbang.pertanian.go.id/ind/pdffiles/FAE28-1b.pdf.
[8] Muin, Sri Adrianti. (2013). Kajian Kemampuan Usaha dan Modal Sosial Serta Implikasinya Terhadap Kinerja Usaha Kecil Sektor Industri Di Sulawesi Selatan Assets Volume 3 Nomor 1 Tahun 2013 http://www.uin-alauddin.ac.id/download-4SRI%20ADRIANTI.pdf
[9] Munandar S. & Siti Homzah. (2005). Pengembangan (Modifikasi) Teori Modal Sosial dan Aplikasinya Yang Berbasis Masyarakat Petani Peternak (Studi Kasus Pendekatan Sosiologis Pada Kelompok dan Organisasi Usaha Tani Ternak Sapi Perah Di Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung). Working Paper
[10] Pranadji, Tri. (2006). Penguatan Modal Sosial untuk Pemberdayaan Masyarakat Perdesaan dalam Mengelola Agro Ekosistem Lahan Kering (ALK), Kasus Di Desa-Desa Ex Proyek Bangun Desa Kabupaten Gunung Kidul dan Kabupaten Boyolali24(2), 178-206. Jurnal Agro Ekonomi,
[11] Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM). (2010)
[12] Simatupang, P., & S. K. Dermoredjo. (2003). Produksi domestik bruto, harga dan kemiskinan: hipotesis ”trickle down” dikaji ulang. Jurnal Ekonomi dan Keuangan Indonesia. 51(3). 253-370.
[13] Saaty, Thomas L', (1990). Decision Making for Leaders - The Analyical Hierarchy process Decisions for in a Company World',RWS publication.
[14] Saaty, Thomas-L' (l993). Analitik Pengambilan Keputuan Bagi para pemimpin, proses Hirarki untuk Pengambilan Keputusan dalam situasi Kompleks, seri Manajemen No. 134. Jakarta : PT. pustaka Binaman pressindo.
[15] Saleh, K. Sumardjo, Hubeis, A, V., & Puspitawati, H. (2018) Penguatan modal sosial menuju kemandirian perempuan perdesaan pelaku industri rumahan emping melinjo di provinsi Banten. Jurnal Penyuluhan, 14(1), 1-9.
[16] Simatupang, P & Dermoredjo, S, K. (2003) Produksi Domestik Bruto, Harga, dan Kemiskinan, dalam Media Ekonomi dan Keuangan Indonesia, 51 (3), 191 – 324.
[17] Suliswanto, M. S. (2010). Pengaruh produk domestik bruto (pdb) dan indeks pembangunan manusia (IPM) terhadap angka kemiskinan di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 8 (20), 357-366.
Published
2019-12-05
How to Cite
Wahyudi, T. (2019). STRATEGI PENURUNAN TINGKAT KEMISKINAN MASYARAKAT PEDESAAN BERBASIS PENGUATAN MODAL SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT MENGGUNAKAN METODE ANALYTIC HIERARCHY PROCESS (AHP) (Studi Kasus Pada Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung). SINTAK, 3. Retrieved from https://unisbank.ac.id/ojs/index.php/sintak/article/view/7612
Section
Vol 3 (2019)