ANALISIS PENENTUAN BANTUAN RASKIN DENGAN METODE FUZZY ANALYTIC HIERARCHY PROCESS (STUDI KASUS KOTAMADYA PALEMBANG)

  • Leni Novianti
  • Isnaini Azro
  • Robinson .

Abstract

Raskin merupakan salah satu program pemerintah untu membantu masyarakat yang miskin dan
rawan pangan.Program raskin termasuk dalam Kluster I tentang Bantuan dan Perlindungan Sosial.Tapi pada
kenyataannya untuk pendistribusian bantuan beras keluarga miskin ini selalu menjadi isu / masalah nasional
dikarenakan pendistribusian bantuan beras keluarga miskin selalu tidak tepat sasaran untuk seluruh wilayah
propinsi di Indonesia secara umum dan di propinsi sumatera selatan khususnya kotamadya palembang. Tujuan
dalam penelitian ini menganalisis dan menentukan keputusan yang dapat membantu pemerintah dalam
pendistribusian beras keluarga miskin secara tepat dan optimal. Penelitian ini menggunakan metode Fuzzy
AHP dengan variabel sandang, pangan,papan, pendapatan dan pendidikan.Fuzzy AHP (FAHP) mampu
mensimulasikan proses pengambilan keputusan yang berlangsung di dalam pikiran manusia dengan lebih baik
dan model Fuzzy AHP mampu memecahkan masalah-masalah pengambilan keputusan yang bersifat kompleks
dan terdiri dari berbagai tingkatan atau jenjang pengambilan keputusan. Hasil penentu keputusan pemberian
Rakin didapat rumusan kriteria sebagai berikut : Pendapatan dirumuskan sebagai keriteria pertama (C1),
Papan dirumuskan sebagai kriteria kedua (C2), Sandang dirumuskans ebagai kriteria ketiga (C3), Pangan
dirumuskan sebagai kriteria keempat (C4), dan Pendidikan dirumuskan sebagai kriteria kelima (C5).
Sedangkan alternative dirumuskan sebagai berikut : Ditolak dirumuskan sebagai Alternatif 1 (A1) ,
Dipertimbangkan dirumuskan sebagai Alternatif 2 (A2), Disetujui dirumuskan sebagai Alternatif 3 (A3)
Published
2017-11-15
How to Cite
Novianti, L., Azro, I., & ., R. (2017). ANALISIS PENENTUAN BANTUAN RASKIN DENGAN METODE FUZZY ANALYTIC HIERARCHY PROCESS (STUDI KASUS KOTAMADYA PALEMBANG). SINTAK, 1. Retrieved from https://unisbank.ac.id/ojs/index.php/sintak/article/view/5512
Section
Vol 1 (2017)