MEMOSISIKAN BAHASA RUPA VT SEBAGAI “PISAU ANALISIS” DAN “KONSEP BERKARYA” DALAM BIDANG SENI RUPA DAN DESAIN, DI ERA DISRUPSI

  • Dwi Budi Harto
  • Dharsono Dharsono

Abstract

Disrupsi dapat diartikan kekacauan atau gangguan akibat perubahan era manual menuju digital. Dampak utama era disrupsi adalah pada dunia bisnis, namun bisa juga terjadi pada bidang lain, misalnya bidang SRD (Seni Rupa dan Desain). Bahasa rupa vT adalah salah satu terminologi keilmuan dalam kajian bidang SRD. Tujuan penelitian/penulisan ini adalah untuk memosisikan bahasa rupa vT sebagai “pisau analisis” dan sebagai “konsep berkarya” dalam kajian bidang SRD di era disrupsi. Metode/pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis model interaktif dan pendekatan analisisnya adalah metode kepustakaan dan kritik sumber, digunakan untuk mendiskripsikan hasil penelitian. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa di era disrupsi ini bahasa rupa vT sebagai “pisau analisis” dan “konsep berkarya” diposisikan sebagai: (1) pijakan/dasar dalam menentukan keilmuan SRD yang sesuai dengan artefak/seni budaya Indonesia, dengan dasar pengalaman sejarah penjajahan ± 350 tahun oleh bangsa Barat; kompetitor dalam kekacauan persaingan bahasa kata dan bahasa rupa dunia, dengan andalan bahasa rupa tradisinya yang khas; (3) kompetitor dalam persaingan keilmuan SRD yang datang dari luar/Barat; dan (4) pioner bahkan bisa juga menjadi futurist dalam gagasan berkarya dan keilmuan SRD pada masa kini dan masa mendatang.
Published
2018-08-20
How to Cite
Harto, D., & Dharsono, D. (2018). MEMOSISIKAN BAHASA RUPA VT SEBAGAI “PISAU ANALISIS” DAN “KONSEP BERKARYA” DALAM BIDANG SENI RUPA DAN DESAIN, DI ERA DISRUPSI. Proceeding SENDI_U. Retrieved from https://unisbank.ac.id/ojs/index.php/sendi_u/article/view/6067