ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA INDEKS SAHAM SYARIAH DENGAN INDEKS SAHAM KONVENSIONAL PERIODE 2015-2017 (STUDI KASUS PADA JII DAN LQ45)

  • Sukma Febrianti

Abstract

Pasar modal di Indonesia terdiri dari pasar modal konvensional dan pasar modal syariah. Walaupun termasuk baru, pasar modal syariah sudah berkembang cukup signifikan dan mulai dilirik oleh para investor baik
yang ingin berivestasi secara syariah maupun yang percaya akan pertumbuhan saham syariah di masa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja indeks harga saham konvensional dengan indeks harga saham syariah. Indeks harga saham konvensional diambil data dari Indeks LQ45 sedangkan indeks harga
saham syariah diambil data Indeks Jakarta Islamic Index (JII). Data indeks tersebut diambil dalam 2 tahun terakhir yaitu 2016-2017. Alat analisis yang digunakan adalah Uji beda untuk 2 populasi yang tidak saling berhubungan (Uji t) dengan menggunakan program SPSS versi 17. Hasil pengujian menunjukkan nilai signifikan 0,00 atau lebih kecil dari 0,05 yang berarti ada perbedaan yang signifikan antara kinerja indeks saham konvensional dengan kinerja indeks saham syariah yang listing di Bursa Efek Indonesia. Hal ini terlihat dari perubahan harga saham
konvensional yang cukupsignifikan kenaikannya selama masa pengamatan, tetapi hal ini biasanya diiringi dengan penurunan yang signifikan pula. Berbeda dengan saham syariah yang mempunyai harga saham relatif stabil dan sangat cocok untuk investor saham yang tidak menyukai saham yang memiliki resiko tinggi.
Published
2018-08-20
How to Cite
Febrianti, S. (2018). ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA INDEKS SAHAM SYARIAH DENGAN INDEKS SAHAM KONVENSIONAL PERIODE 2015-2017 (STUDI KASUS PADA JII DAN LQ45). Proceeding SENDI_U. Retrieved from https://unisbank.ac.id/ojs/index.php/sendi_u/article/view/6033