IDENTIFIKASI MACAN TUTUL DENGAN METODE GREY LEVEL COOCURENT MATRIX ( GLCM)

  • Zuly Budiarso

Abstract

Tekstur (Textures) adalah sifat-sifat atau karakteristik yang dimiliki oleh suatu daerah yang cukup besar sehingga secara alami sifat tersebut dapat berulang dalam daerah tersebut. Pola-pola yang teratur muncul secara berulang-ulang dengan interval jarak dan arah yang tertentu.Syarat terbentuknya tekstur adalah Adanya pola-pola primitive yang terdiri dari satu atau lebih piksel dan pola-pola primitif tadi muncul berulang-ulang dengan interval jarak dan arah tertentu sehingga dapat diprediksi karakteristik pengulangannya.

Sebuah citra macan tutul memenuhi persyaratan sebagai tekstur karena memenuhi dua syarat tersebut. Salah satu metode yang digunakan untuk menganalisis citra adalah metode GLCM ( Grey Level CoocurentMatrix). Dalam metode GLCM derajad keabuan sebuah citra dengan ukuran tertentu  direpresentasikan sebagai sebuah matrik co-occurrence.

Dengan melakukan perhitungan tertentu pada matrik co-occurrence maka akan dapat diketahui nilai derajad keabuan dari citra yang bersebelahan dengan citra yang diambil. Dengan menggunakan Matlab  untuk mengimplementasikan analisa citra, akan dapat ditentukan apakah sebuah citra mempunyai tekstur macan tutl atau bukan.

Kata Kunci : Macan Tutul, GLCM, Citra, Matrik co-occurrence
Published
2010-10-01
How to Cite
Budiarso, Z. (2010). IDENTIFIKASI MACAN TUTUL DENGAN METODE GREY LEVEL COOCURENT MATRIX ( GLCM). Jurnal Dinamika Informatika, 2(2). Retrieved from https://unisbank.ac.id/ojs/index.php/fti2/article/view/897
Section
Articles