PENGELOMPOKAN MAHASISWA MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS

  • Narwati Narwati

Abstract

Pihak Perhutani perlu mengetahui informasi tentang umur kayu jati, supaya pada waktu pemotongan dapat langsung diketahui umur dari kayu jati. Untuk memberikan informasi yang baik mengenai umur kayu jati, diperlukan suatu sistem yang dapat memberikan informasi mengenai umur kayu jati. Umur kayu dapat diketahui berdasarkan lingkaran tahun pada kayu atau disebut juga dengan growthring.

Makalah ini membahas pengelompokan mahasiswa berdasarkan data akademik menggunakan teknik clustering dan membuat   aplikasinya kemudian  menganalisis hasilnya sehingga  diharapkan  mampu  memberikan informasi bagi yang berkepentingan. Algoritma K-Means merupakan salah satu algoritma teknik clustering  yang dimulai dengan pemilihan secara acak K, yang merupakan banyaknya cluster yang ingin dibentuk dari data yang akan di kluster, yaitu nilai tes mahasiswa saat masuk dan Indeks Prestasi Komulatif mahasiswa sampai semester 8. Sistem  yang dibuat  menampilkan hasil klustering data akademik mahasiswa, yaitu pola dari prestasi mahasiswa yang klusternya tetap, turun dan  naik, dan dapat terlihat dari asal program studi, asal kota  dan asal SMA.  Dari  hasil studi kasus  dapat diperoleh informasi mahasiswa yang tetap pada kluster seperti awal masuk sebanyak 422  (45, 085%),  mahasiswa yang naik kluster sebanyak 284  (30,342%) dan mahasiswa yang  turun klusternya sebanyak 230 (24,573%),

Kata kunci: teknik clustering, Algoritma K-Means.

 

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2010-10-01
How to Cite
Narwati, N. (2010). PENGELOMPOKAN MAHASISWA MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS. Jurnal Dinamika Informatika, 2(2). Retrieved from https://unisbank.ac.id/ojs/index.php/fti2/article/view/890
Section
Articles