Penentuan Daerah Prioritas Pembangunan di Jawa Tengah Menggunakan Metode Entropy dan TOPSIS

  • Mey Tri Widya Pangesti Universitas Semarang
  • Brian Ardianto Universitas Semarang
  • Prind Triajeng Pungkasanti Universitas Semarang

Abstract

Provinsi Jawa Tengah memiliki tingkat ketimpangan yang cukup tinggi, terutama di perkotaan. Data BPS Semester 2 Tahun 2024 menunjukkan rasio ketimpangan di perkotaan sebesar 0.392 dan di pedesaan 0.364, yang disebabkan oleh pembangunan wilayah yang belum merata. Pemerataan pembangunan menjadi fokus utama dalam RPJMN 2025–2045 menuju Indonesia Emas 2045, dengan "Pembangunan Kewilayahan" sebagai agenda ke-6 dari 8 agenda pembangunan, dengan tujuan untuk mewujudkan pemerataan dan keadilan pembangunan. Jawa Tengah memiliki 35 kabupaten/kota dengan tantangan pembangunan yang beragam. Untuk mencapai keadilan pembangunan, daerah tertinggal perlu diprioritaskan. Penelitian ini bertujuan memberikan rekomendasi daerah prioritas pembangunan menggunakan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dengan metode Entropy untuk pembobotan kriteria dan TOPSIS (Technique for Order by Similarity to Ideal Solution)  untuk penentuan prioritas. Kriteria yang digunakan meliputi aspek pendidikan, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat, seperti Umur Harapan Hidup (UHH), Harapan Lama Sekolah (HLS), Rata-rata Lama Sekolah (RLS), Pengeluaran per Kapita, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Persentase Penduduk Miskin, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), serta Gini Ratio (rasio ketimpangan ). Hasil analisis menunjukkan bahwa Kabupaten Pemalang, Wonosobo, dan Banjarnegara merupakan daerah prioritas pembangunan. Hasil penelitian ini dapat menjadi rekomendasi bagi pemangku kebijakan untuk mendukung pembangunan yang lebih merata dan berkeadilan.

References

[1] C. Islamiatus Izzah and I. Martha Hendarti, “Analisis Pengaruh Tenaga Kerja, Tingkat Upah, Dan Pdrb Terhadap Indeks Pembangunan Manusia (Ipm) Di Provinsi Jawa Tengah,” OIKOS J. Kaji. Pendidik. Ekon. dan Ilmu Ekon., vol. V, pp. 99–106, 2021, doi: 10.23969/oikos.v5i2.3392.
[2] D. Martini and N. Woyanti, “Analisis Pengaruh Pdrb, Ipm, Dan Pengangguran Terhadap Kemiskinan 35 Kab/Kota Di Provinsi Jawa Tengah (2016-2020),” BISECER (bus. Econ. Entrep., vol. 5, no. 2, p. 23, 2023, doi: 10.61689/bisecer.v5i2.345.
[3] A. Sihombing, T. Sipayung, S. E. Damanik, and P. Nainggolan, “Pengaruh Pembangunan Infrastruktur Jalan, Pertanian Dan Kesehatan Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Di Kabupaten Simalungun,” J. Reg. Plan., vol. 5, no. 2, pp. 79–89, 2023, doi: 10.36985/jrp.v5i2.755.
[4] A. M. Nasution, N. Ulfa, and N. Harahap, “Strategi Perencanaan Pembangunan Berkelanjutan,” Trending J. Manaj. dan Ekon., vol. 2, no. 1, pp. 208–216, 2024, [Online]. Available: https://jurnaluniv45sby.ac.id/index.php/Trending/article/view/1943
[5] I. I. Hadju, V. A. . Masinambow, and M. T. . Maramis, “Analisis Ketimpangan Pembangunan Wilayah Di Provinsi Sulawesi Utara,” J. Berk. Ilm. Efisiensi, vol. 21, no. 01, pp. 110–120, 2021.
[6] S. N. Tuah, “Analisis Pengaruh Ketimpangan Pembangunan, Pertumbuhan Ekonomi Dan Ipm Terhadap Kemiskinan Di Regional Kalimantan,” J. Ekon. Integr., vol. 13, no. 1, p. 182, 2023, doi: 10.51195/iga.v13i1.252.
[7] S. H. Hadad, “Analisis Prioritas Pemberian Cuti Karyawan Menggunakan Metode Pembobotan Entropy dan Simple Multi Attribute Rating Technique,” J. Artif. Intell. Technol. Inf., vol. 2, no. 2, pp. 106–117, 2024.
[8] A. D. Wahyudi, S. Sumanto, S. Setiawansyah, and A. Yudhistira, “Sistem Pendukung Keputusan Rekomendasi Hotel Bintang Tiga Menggunakan Kombinasi Entropy dan Combine Compromise Solution,” Bull. Artif. Intell., vol. 3, no. 1, pp. 16–25, 2024, doi: 10.62866/buai.v3i1.142.
[9] A. Ernawati, A. Ofta Sari, S. N. Sofyan, A. Aulia, Z. Sitorus, and Khairul, “Implementasi Sistem Pendukung Keputusan dalam menentukan Kecamatan Terbaik Menggunakan Algoritma Entropy dan Additive Ratio Assessment (ARAS),” Bull. Inf. Technol., vol. 4, no. 4, pp. 488–500, 2023, doi: 10.47065/bit.v4i4.1066.
[10] S. R. Tanjung, M. Mesran, S. Sarwandi, and M. V Siagian, “Penerapan Metode COPRAS dan ENTROPY dalam Pemilihan Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU),” J. Informatics Manag. Inf. Technol., vol. 1, no. 2, pp. 48–59, 2021, doi: 10.47065/jimat.v1i2.99.
[11] W. T. Devi, M. Mesran, and A. F. Siregar, “Penerapan Sistem Pendukung Keputusan Dalam Penilaian Kinerja Supervisor Dengan Menggunakan Metode Maut Dan Pembobotan Entropy,” Jurasik (Jurnal Ris. Sist. Inf. dan Tek. Inform., vol. 8, no. 2, pp. 744–757, 2023.
[12] A. Surahman, “Penilaian Kinerja Karyawan Menggunakan Kombinasi Metode Multi-Objective Optimization by Ratio Analysis ( MOORA ) dan Pembobotan Entropy,” Chain J. Comput. …, vol. 2, no. 1, pp. 28–36, 2024, [Online]. Available: https://doi.org/10.58602/chain.v2i1.93
[13] G. T. Pardede and R. Harman, “Implementasi Metode Topsis Untuk Penentuan Program Studi Dengan Ujian Tulis Berbasis Komputer,” J. Comasie, vol. 11, no. 03, pp. 7–16, 2024.
[14] M. H. S. Wibowo, M. din al Ayubi, M. Albedri, Y. Permana, and A. H. Anshor, “Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Rumah Tinggal Menggunakan Metode TOPSIS,” J. Inform. Teknol. dan Sains, vol. 6, no. 4, pp. 1140–1147, 2024.
[15] J. Khoirunnisa Anggraini and M. Orisa, “Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Guru Terbaik Dengan Metode Topsis Berbasis Web (Studi Kasus Sman 1 Kuaro),” JATI (Jurnal Mhs. Tek. Inform., vol. 6, no. 2, pp. 1009–1015, 2023, doi: 10.36040/jati.v6i2.5422.
[16] R. Selvira, M. P. H. Tinambunan, and ..., “Implementasi Metode TOPSIS Dalam Sistem Pendukung Keputusan Penilaian Kinerja Guru Honor,” ADA J. …, vol. 1, no. 2, pp. 70–78, 2024, [Online]. Available: https://journals.adaresearch.or.id/adajisr/article/view/39%0Ahttps://journals.adaresearch.or.id/adajisr/article/download/39/30
[17] R. Fransiska, Y. Siagian, and R. Rohminatin, “Sistem Pendukung Keputusan menggunakan Metode Topsis untuk Seleksi Guru Terbaik,” Edumatic J. Pendidik. Inform., vol. 8, no. 1, pp. 232–241, 2024, doi: 10.29408/edumatic.v8i1.25747.
[18] M. Arfan, R. Takdir, R. H. Dai, M. Ramdhan, and A. Kaluku, “Sistem Penunjang Keputusan Penentuan Prioritas Pembangunan Desa Dengan Metode AHP-TOPSIS,” vol. 3, no. 1, pp. 92–101, 2023.
[19] N. Irawati, Afrisawati, Irianto, and D. P. A. N. Dalimunthe, “Kombinasi metode ahp dan topsis pada penentuan prioritas proyek pembangunan jalan di kabupaten batu bara,” vol. 5, no. 1, pp. 111–117, 2022.
Published
2025-07-04
How to Cite
Pangesti, M. T., Ardianto, B., & Pungkasanti, P. (2025). Penentuan Daerah Prioritas Pembangunan di Jawa Tengah Menggunakan Metode Entropy dan TOPSIS. Dinamik, 30(2), 160-171. https://doi.org/10.35315/dinamik.v30i2.10129
Section
Articles