Fokalisasi Dalam Cerpen ‘Interpreter of Maladies’ Karya Jhumpa Lahiri
Abstract
Cerpen Interpreter of Maladies karya Jhumpa Lahiri merupakan salah satu bentuk naratif yang merupakan hasil rekaan dari seorang penulis. Cerita rekaan ini berkisah tentang pengalaman seorang interpreter yang juga bekerja sebagai pemandu wisata, bertemu dengan keluarga keturunan India dari Amerika Serikat. Cerita pendek tersebut disoroti pada elemen kejadian-kejadian yang diceritakan di dalamnya. Kejadian-kejadian dalam cerpen disampaikan oleh tokoh-tokoh protagonis. Dengan menerapkan teori fokalisasi yang digagas oleh Gerard Genette, fokalisasi membedakan antara mood dan voice. Letak fokalisasi berada pada posisi mood karena menggunakan perspektif tokoh yang melihat. Cerpen Interpreter of Maladies menerapkan internal focalization, yang mana para tokohnya yaitu; Tuan Kapasi dan Nyonya Das berperan sebagai focalizer yaitu pihak yang perspektifnya digunakan dalam mengutarakan kejadian-kejadian yang dialami dan dilihatnya. Selain itu, narator berada di luar cerita karena perannya dalam cerpen Interpreter of Maladies hanya menyampaikan kejadian-kejadian saja. Narator tersebut termasuk dalam covert narator karena tidak diketahui identitasnya.
Key words: focalization, Gennete, mood, perspektif, Interpreter of Maladies
The copyright of the received article shall be assigned to the journal as the publisher of the journal. The intended copyright includes the right to publish the article in various forms (including reprints). The journal maintains the publishing rights to the published articles.