Penguatan Branding Kub Umkm Manyaran Semarang Melalui Keunikan Merek dan E Catalog

  • Adi Suliantoro Universitas Stikubank
  • Fitika Andraini Universitas Stikubank
  • Safik Faozi Universitas Stikubank
  • Sulastri Sulastri Universitas Stikubank
  • Riza Radianto Universitas Stikubank
  • Dyah Lityarini Universitas Stikubank

Abstract

UMKM memiliki peran penting dalam suatu perekonomian nasional. DisisI lain, masih banyak pelaku UMKM yang belum memahami arti pentingnya perlindungan hukum terhadap identitas produk mereka, yaitu merek. Merek tidak hanya berfungsi sebagai identitas produk, tetapi juga menjadi aset bisnis yang dapat meningkatkan daya saing di pasar yang semakin kompetitif. Mengingat pentingnya kedudukan merek, maka perlu dilakukan sosialisasi terkait merek, mulai dari pentingnya merek sampai dengan pendaftaran merek di DJKI. Permasalahannya bahwa banyak pelaku usaha yang belum memiliki merek terdaftar. Bahkan jika sudah memiliki merek, maka kurang memberikan gambaran yang jelas mengenai jenis produknya karena menggunakan nama yang terlalu umum atau tidak memiliki positioning yang unik. Misalnya, merek seperti Mamikuyy, Mak Ecy, atau MbaBro sulit ditebak mewakili produk apa. Simpulannya adalah bahwa Merek yang terdaftar dan terlindungi secara hukum memudahkan menjaga merek agar tidak ditiru dan menjaga keunikan. Positioning yang unik membantu merek memiliki arti khusus di benak konsumen, bukan hanya sekedar nama, apalagi nama yang tidak memberikan pesan bahwa ini produk apa. Bahwa brand positioning sangat penting bagi UMKM agar nama tersebut melekat di hati masyarakat. Pada tahap kedua dilaksanakan pelatihan berupa  e catalog di kelurahan manyaran. Manfaat E catalog bagi UMKM: promosi lebih luas, potensi masuk e-procurement (LKPP), bagi Konsumen: akses produk lokal berkualitas dengan mudah dan bagi Pemerintah: memperkuat ketahanan pangan & ekonomi masyarakat.

 Kata Kunci: UMKM, HKI, Merek, Brand positioning,E Catalog.

Published
2026-02-02